Hadiri Isra’ Mi’raj, Ketua DPRD Banyuasin Ajak Para Jama’ah Untuk Selalu Bersyukur

16/03/2021 11:44

BANYUASIN - Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, SH., MH menghadiri acara pada peringatan Isra’ Mi’raj 27 Rajab 1442 Hijriah yang bertempat di Ponpes Annur Desa Suka Pindah Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. Dengan penceramah Abuya Al Habib Hamid Bin Umar Al Habsyi, Minggu Sore (14/3/2021).

Pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan dalam sambutannya mengajak para jama’ah
untuk banyak bersyukur dan bersabar. Karena jama’ah masih diberikan nikmat kesehatan dan waktu luang untuk bisa hadir memperingati Isra Mi’raj. Selain nikmat sehat dan luang waktu, jama’ah juga memiliki nikmat Islam dan iman.

“Karena itu, mari bersyukur atas empat nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita. Agar kita selalu menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT,” kata Irian Setiawan dalam sambutannya seraya menyampaikan tentang perogram Bupati yakni Banyuasin Religius.

Dalam kesempatan tersebut, Irian Setiawan juga menyampaikan hikmah Isra Mi’raj tentang perjalanan Nabi Muhammad Rasulullah SAW mulai sejak kecil hingga diangkat menjadi Nabi dan Rasul.

Irian menjelaskan, dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW mengajarkan sabar dan syukur. Karena itu, Irian mengajak agar jama’ah selalu sabar dan syukur dalam menjalankan kehidupan. Termasuk berumahtangga. Bahkan Irian berharap jama’ah agar selalu mengajarkan anak mereka untuk rajin shalat lima waktu.

“Karena dalam peristiwa Isra Mi’raj yang dialami Rasulullah SAW. Beliau mengajarkan kepada kita untuk selalu mengingat Allah SWT dengan cara jangan meninggalkan shalat lima waktu,” jelas Irian sapaan akrabnya.

Karena itu, Irian berpesan kepada orang tua agar selalu mengingatkan kepada anak mereka jangan meninggalkan shalat lima waktu. Dengan shalat akan mencegah perbuatan keji dan munkar serta membentuk jiwa untuk bersikap syukur dan sabar.

Sementara Abuya Al Habib Hamid Bin Umar Al Habsyi dalam tausiyah nya menceritakan riwayat singkat perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad, SAW pada suatu malam dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina dan naiknya Rasulullah Muhammad, SAW ke sidratul muntaha.

Dijelaskan bahwa sebelum Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Isra kan terlebih dahulu Malaikat Jibril melakukan operasi dada dan pembersihan/ penyucian hati dengan air zam-zam di Masjidil Haram Mekkah.

“Bahwa sebelum Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Mi’rajkan terlebih dahulu beliau berkesempatan melakukan shalat dua rakaat mengimami ruh para nabi dan rasul di Masjidil Aqsa Palestina dan meminum segelas air susu yang ditawarkan oleh malaikat jibril Alaihissalam diantara segelas minuman lainnya yang berisi khamar,” tutur dia.

Karenanya lanjut dia, dalam konteks kehidupan sehari-hari, kata Abuya Al Haibib Hamid Bin Umar Al Habsyi, sejatinya sebelum umat manusia melakukan perjalanan/ safar harus memperhatikan dan menyiapkan “bekal” terlebih dahulu secara tepat.